Fakultas Farmasi Upertis Tinjau Visi Misi dan Perbarui Kurikulum Hadapi Renstra Tahap II

Padang, September 2025 – Fakultas Farmasi Universitas Perintis Indonesia (Upertis) melakukan langkah strategis dalam rangka memperkuat kinerja dan meningkatkan mutu pendidikan. Upaya tersebut diwujudkan melalui peninjauan visi misi serta pembaruan kurikulum yang menyesuaikan dengan regulasi terbaru, yakni Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023, serta Capaian Profil Lulusan (CPL) 2024 yang diterbitkan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI).

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak awal Agustus hingga pertengahan September 2025, melalui beberapa tahapan penting, mulai dari pembentukan panitia adhoc, analisis kebutuhan stakeholder, arahan pakar kurikulum terkait implementasi Outcome Based Education (OBE), hingga pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) internal dan eksternal.

Salah satu agenda kunci adalah FGD eksternal yang digelar pada 20 Agustus 2025. Kegiatan tersebut menghadirkan perwakilan dari berbagai sektor profesi kefarmasian, termasuk BPOM, instansi pemerintahan, rumah sakit, industri farmasi, apotek, Pedagang Besar Farmasi (PBF), puskesmas, mitra kerja sama, alumni, serta pengguna lulusan. Forum ini dimaksudkan untuk menghimpun masukan konstruktif agar visi misi dan kurikulum yang disusun relevan dengan perkembangan ilmu kefarmasian serta kebutuhan dunia kerja.

Selain itu, Fakultas Farmasi Upertis turut menghadirkan narasumber apt. Saepudin, M.Si., PhD dari Universitas Islam Indonesia. Kehadirannya memberikan arahan tentang penerapan kurikulum berbasis OBE, sehingga rancangan kurikulum mampu menghasilkan lulusan dengan capaian pembelajaran yang jelas, terukur, serta berdaya saing tinggi.

Melalui peninjauan visi misi dan pembaruan kurikulum ini, Fakultas Farmasi Upertis menegaskan komitmennya untuk menjadi institusi pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kualitas. Upaya ini sekaligus menjadi langkah nyata menghadapi Renstra Tahap II (2026–2030) dengan tema Penguatan Kinerja. (Dekan_Farmasi)