Universitas Perintis Indonesia Gelar Workshop PjBL untuk Penguatan Literasi dan SDGs

Padang, 4 September 2025 — Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS) menyelenggarakan Workshop & Focus Group Discussion (FGD) bertema “Transformasi Pembelajaran Kolaboratif MKWK melalui Project-Based Learning untuk Penguatan Literasi dan Kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)” pada 3–4 September 2025, bertempat di Convention Hall UPERTIS.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Nofrion, M.Pd. dari Universitas Negeri Padang (UNP), seorang akademisi berpengalaman dalam pengembangan model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning). Beliau menegaskan bahwa pembelajaran berbasis proyek menggali permasalahan nyata dalam sebuah proyek, mengintegrasikan pengetahuan baru, serta menempatkan dosen sebagai pendamping, motivator, dan fasilitator bagi mahasiswa.

Workshop yang dimoderatori oleh Ibu Putri Dian Afrinda, M.Pd. ini diikuti oleh sekitar 50 dosen, terdiri dari dosen pengampu MKWK serta dosen lintas program studi dari berbagai departemen, selain unsur pimpinan universitas. Pelibatan lintas prodi menjadi strategi penting agar penerapan PjBL tidak hanya terbatas pada MKWK, tetapi juga dapat diterapkan dalam berbagai bidang ilmu.

Rektor UPERTIS, Dr. Yaslina, M.Kep, Ns, S.P.Kep Kom., dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari hibah MKWK yang berhasil diraih UPERTIS dengan pendanaan sebesar Rp60.000.000 dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Melalui workshop ini, dosen dapat memperkuat pemahaman sekaligus berbagi pengalaman penerapan PjBL, sehingga pembelajaran lebih aktif, kolaboratif, dan kontekstual,” ujar Rektor.

Hari pertama kegiatan difokuskan pada penguatan konsep PjBL dan integrasi CPMK dalam MKWK, sedangkan hari kedua berupa FGD dan presentasi RPS kolaboratif. RPS tersebut mengintegrasikan mata kuliah Pendidikan Agama, Bahasa Indonesia, Pengantar Pendidikan, dan Pendidikan Kewarganegaraan, yang akan mulai diterapkan pada semester ganjil 2025/2026.

Melalui kegiatan ini, UPERTIS menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran berbasis PjBL, mendorong inovasi lintas prodi, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs melalui pendidikan berkualitas. (Team MKWK UPERTIS)